Skip to main content

Pameran Bonsai Dalam Peringatan HUT RI ke-77 di Desa Karang Pulau

Komunitas Bonsai Bunga Rimba K3S Desa Karang Pulau

Uselnews.com, Putri Hijau - Ada yang unik dalam pelaksanaan peringatan HUT RI ke-77 di Desa Karang Pulau. Selain dilaksanakan proses upacara pengibaran bendera merah putih dan pembacaan teks Proklamasi, ada juga pemeran tanaman hias jenis bonsai yang diselenggarakan atas inisiasi Komunitas Bonsai Bunga Rimba K3S Desa Karang Pulau. 

Menurut Ketua Komunitas Bonsai Bunga Rimba K3S Desa Karang Pulau, Jumadianto komunitasnya memamerkan 136 jenis tanaman bonsai dari berbagai unsur bonsai lokal. Secara garis besar tanaman bonsai yang di pamerkan merupakan jenis tanaman liar yang ada di seputar Desa. 

"Bonsai yang kita pamerkan merupakan jenis tanaman liar yang sering dianggap gulma bagi sebagian masyarakat. Seperti jenis tanaman beringin dan sejenisnya", ujar Jumadi, Rabu (17/8) yang lalu.  

Lanjut Jumadianto, kehadiran komunitas bonsai dalam rangkaian HUT RI ke-77 di Desa Karang Pulau selain untuk memeriahkan juga untuk memperkenalkan kepada masyarakat bahwa sebenarnya tanaman yang semula berupa gulma bisa menjadi tanaman yang memiliki nilai jual yang tinggi setelah menjadi tanaman bonsai. 

"Ini merupakan hobi yang bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah", tambahnya. 

b

Harapan Jumadianto, dengan adanya komunitas bonsai agar bisa diperhatikan oleh pemerintah daerah serta dapat berkolaborasi dalam mengangkat potensi yang ada di komunitas bonsai. 

"Kita juga berharap agar pemerintah daerah bisa berkolaborasi dalam menggali potensi yang ada dengan komunitas bonsai. Karena seperti yang kita ketahui bahwa bila tanaman hias bonsai ini bila kita tekuni bisa menghasilkan nilai ekonomi yang signifikan", jelasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Karang Pulau, Wandi Ismoko, SH, memberi apresiasi kepada seluruh unsur masyarakat dan komunitas yang ada di desanya yang telah berperan aktif bersama-sama memeriahkan HUT RI ke-77. Menurut Wandi Ismoko, SH kegiatan pameran bonsai dalam perintatan HUT RI di desanya, merupakan ajang mempererat hubungan silaturahim antar komunitas hingga masyarakat secara umum.

"Ini, adalah ajang silaturahmi yang sangat positif bagi masyarakat. Kita berharap, semangat kreativitas seperti, ini dapat dikembangkan dan terus digali untuk mendukung kemajuan desa dan masyarakat. Baik dari sisi nilai ekonomi maupun, nama daerah kita", tutup Wandi Ismoko, SH.

(Editor : Rindiani)