Uselnews.com, Kota Blitar - Walikota Blitar Santoso secara simbolis menyerahkan bantuan sosial perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), Senin (21/10/2024), di Aula Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Blitar.
Walikota Santoso menyampaikan program bantuan sosial perbaikan RTLH ini merupakan bentuk nyata dari Pemkot Blitar yang peduli dengan masyarakatnya. Bantuan ini bersifat stimulan dan bukan sepenuhnya dari pemerintah.
Artinya, berkat gotong-royong dari masyarakat yang diberikan bantuan dan lingkungan sekitar sejalan dengan prinsip bangsa untuk membangun kegotong royongan untuk dipikul bersama.
"Sangat mengapresiasi dalam pembangunan ini, berkat gotong-royong dari masyarakat yang diberikan bantuan dan lingkungan sekitar sejalan dengan prinsip bangsa untuk membangun kegotong royongan untuk dipikul bersama," ungkapnya.
Pada tahun 2024 ini, lanjut dia, Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) melakukan perbaikan 181 rumah tidak layak huni (RTLH). Total anggaran yang digelontorkan untuk perbaikan 181 RTLH itu sebesar Rp 3 Milyar lebih.
Hal ini juga dikatakan oleh Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Blitar Suyatno. Program perbaikan RTLH ini merupakan bantuan sosial yang diberikan kepada masyarakat yang kondisi rumahnya tidak layak huni serta mereka berpenghasilan rendah.
Dari 181 RTLH yang diperbaiki, meliputi 95 kondisi rusak berat, 65 kondisi rusak sedang dan 21 kondisi rusak ringan.
"Tahun 2024 ada 181 rumah yang sudah dibangun. Sebanyak 95 berat, 65 sedang dan 21 ringan dengan nilai total yang disalurkan 3 milyar lebih," katanya.
Suyatno menerangkan untuk alokasi anggaran perbaikan RTLH juga bervariasi dan disesuaikan dengan kondisi kerusakannya. Pembangunan rumah baru anggarannya senilai Rp 35 juta, perbaikan rumah kondisi rusak hingga ringan, mulai dari Rp 7,5 juta hingga Rp 17 juta.
Sementara di Kota Blitar, jumlah total RTLH ada 1.303 dan tahun ini Pemkot melakukan perbaikan sebanyak 181 unit. Kedepannya, proses perbaikan RTLH akan dilakukan secara bertahap.
"Data tahun ini ada 1.303 RTLH dan secara bertahap Pemkot melakukan perbaikan. Per tahunnya, ada sekitar 200 lebih RTLH yang diperbaiki," pungkasnya. (man)